KILAT SIGAP — PANDUAN KMZ TOOLS v2.17.18 ============================================ PANDUAN CEPAT 1. Import KMZ/KML: tambah file polygon/layer dari perangkat. 2. Tracking GPS: rekam jejak posisi perangkat. Tekan lagi untuk berhenti. 3. Ikuti Posisi: pusatkan peta ke posisi GPS terakhir. 4. Gambar Polygon: klik titik-titik bidang, lalu Simpan Polygon. 5. PIN / Placemark: tekan Tambah PIN, klik lokasi pada peta, pilih ikon 📍 📌 atau ⛳, isi nama, lalu Simpan. PIN tersimpan lokal di perangkat. 6. Measure / Ukur Jarak: tekan Ukur Jarak, klik beberapa titik pada peta. Total jarak tampil di panel bawah. Gunakan ↶ untuk hapus titik terakhir, ✓ untuk selesai, × untuk bersihkan hasil. 7. Import Foto GPS: foto JPG dengan EXIF/XMP GPS ditempatkan otomatis; bila GPS tidak ada, lokasi dapat ditentukan manual. 8. Fokus Semua: tampilkan seluruh polygon, Geo Photo, dan PIN pada area peta. 9. Elevasi Semua KMZ: mencoba menghitung terrain melalui konfigurasi Google Elevation yang tersedia pada aplikasi. 10. Simpan Area Offline: cache tile basemap yang mendukung offline untuk area yang sedang terlihat. 11. Export KMZ: export KMZ yang dapat diedit kembali di Google Earth. 12. Semua KMZ → ZIP: kemas seluruh layer KMZ menjadi satu ZIP. 13. Export GeoJSON: export polygon, Geo Photo, dan PIN ke GeoJSON. Export Semua KMZ → ZIP juga menambahkan KILAT-SIGAP-PIN.kmz bila ada PIN. 14. Full Screen: workspace desktop berubah menjadi mode pemetaan profesional. Tool utama berada pada rail kiri; data/export berada di rail atas. 15. Panel Layer (ikon ▤ saat Full Screen): sembunyikan/tampilkan Layer Manager supaya peta memakai hampir seluruh layar. 16. Basemap: HD Satellite/Hybrid Google (online) atau Satelit/Street yang mendukung cache sesuai konfigurasi aplikasi. TIPS FULL SCREEN - Arahkan mouse ke ikon untuk melihat nama tool. - Gunakan ▤ untuk memperbesar area peta tanpa kehilangan layer. - Tombol ⤢ di kanan atas keluar dari Full Screen. - Saat menggambar polygon, rail kiri otomatis menampilkan Undo, Simpan, dan Batal. - Measure bersifat sesi kerja; hasil ukur tidak disimpan sebagai layer. - PIN disimpan lokal dan ikut masuk saat Export GeoJSON. CATATAN Data offline, GPS, Google Maps/Elevation, dan permission browser mengikuti konfigurasi deployment serta kebijakan API yang digunakan KILAT SIGAP. Tambahan v2.17.17: - Toolbar Full Screen kiri dan atas kini bisa diciutkan / ditampilkan lagi memakai tombol panah. - Ikon tool diperbesar dan diberi warna blok agar lebih jelas saat dipakai user di lapangan. - Import KMZ, Export KMZ, ZIP, dan GeoJSON diberi blok warna agar mudah dikenali. - Tombol Panduan Tools diperbesar dan diberi animasi halus agar lebih menonjol. Tambahan v2.17.17: - Import dan Export dipindahkan ke panel Layer Manager agar mudah ditemukan. - Tombol Export membuka pilihan KMZ Edit, Semua ke ZIP, dan GeoJSON. - Pada mobile, KMZ Tools memakai gerbang Fullscreen Field Mode agar workspace jelas. - Setelah user menekan Buka Fullscreen, aplikasi mencoba mengunci orientasi landscape secara otomatis melalui Screen Orientation API. - Jika browser/perangkat tidak mengizinkan orientation lock, user mendapat petunjuk untuk memutar perangkat manual. - Toolbar mobile memakai blok warna konsisten untuk Tracking, PIN, Measure, Polygon, Geo Photo, dan Tools. PEMBARUAN v2.17.17 — UNIFIED DESKTOP / MOBILE - Saat Fullscreen di mobile, susunan workspace dibuat sama seperti desktop: Layer Manager tetap di kiri dan peta di kanan. - Toolbar icon desktop dipakai juga pada mobile landscape agar pengalaman konsisten. - Mobile tetap meminta Fullscreen dan mencoba mengunci orientasi landscape melalui Screen Orientation API. - Tab dan quickbar mobile lama disembunyikan saat Fullscreen agar ruang kerja tidak berbeda dari desktop. - Warna teks dan icon diseragamkan ke warna dasar/netral. Perbedaan visual hanya pada blok dengan gradasi halus. - Import / Export Layer tetap menonjol tetapi teks dan icon memakai warna dasar yang sama. Tambahan v2.17.17: - Layout mobile fullscreen dikunci menjadi komposisi desktop: Layer Manager kiri dan peta kanan. - Identitas perangkat mobile dipertahankan setelah rotasi landscape agar CSS mobile tidak hilang. - Jika browser menolak auto-landscape, workspace portrait diblokir dan user diminta memutar perangkat agar tidak tampil berantakan. - Layer Manager dapat diciutkan dari tombol panah di batas panel pada desktop maupun mobile. - Teks dan ikon KMZ memakai warna netral; pembeda visual memakai gradasi blok yang lembut. - Font panel, tombol, dan label dibuat lebih tebal untuk keterbacaan lapangan. Tambahan v2.17.17 — Label Presisi Tools: - Setiap tool Full Screen kini memiliki label permanen di dalam blok tombol, bukan tooltip melayang. - Label dibuat singkat: Tracking, Posisi, PIN, Ukur, Polygon, Geo Foto, Layer, Fokus, Elevasi, Offline, dan Panduan. - Toolbar kiri dapat scroll vertikal jika tinggi layar mobile sangat pendek. - Toolbar atas dapat scroll horizontal jika lebar layar sempit, sehingga tidak menumpuk dengan kontrol zoom/basemap. - Tooltip hover lama dimatikan pada rail berlabel agar tidak terjadi tumpang tindih. Perbaikan v2.17.17: - Deteksi landscape memakai kombinasi viewport, media query, Screen Orientation API, dan angle perangkat. - Jika perangkat sudah landscape, layar pembuka Fullscreen tidak lagi menutupi workspace. - Layout field-mode desktop-style langsung aktif pada mobile landscape walau browser/PWA tidak melaporkan native fullscreen. - Resize/orientationchange/visualViewport disinkronkan agar perubahan orientasi cepat terdeteksi. Perubahan v2.17.17: - Tombol Undo / Simpan / Batal dan Hapus / Simpan / Batal dihapus dari toolbar kiri permanen. - Aksi tersebut sekarang hanya muncul sebagai panel konteks saat mode gambar polygon atau edit titik benar-benar aktif. - Toolbar kiri menjadi lebih pendek dan tidak membingungkan user. Tambahan v2.17.17 - Mobile portrait kini menjadi mode ringkasan/statistik. User dapat melihat jumlah layer, polygon, luas, GPS, Geo Foto, offline tile, dan elevasi tanpa masuk fullscreen. - Untuk kerja peta/fullscreen pada mobile, sistem tetap meminta/mencoba landscape. - Layer Manager mobile fullscreen kini punya scroll vertikal penuh sehingga bagian Geo Photo di bawah selalu dapat dicapai. - Measure/Ukur diperkuat untuk touch/pointer. Tombol centang Selesai diperbesar, berada di atas layer peta, dan dapat ditekan stabil pada perangkat sentuh. - Tombol Selesai Ukur aktif setelah minimal 2 titik pengukuran. Tambahan v2.17.17: - Mode mobile portrait/non-fullscreen tetap menampilkan peta interaktif dalam preview compact. - Statistik mobile memakai strip horizontal agar halaman tidak memanjang ke bawah. - Tombol masuk landscape dibuat compact; fullscreen landscape tetap menjadi workspace penuh. - Geo Photo di Layer Manager fullscreen memakai kartu responsif dua-baris agar tombol fokus/lokasi/hapus tidak terpotong. - Lebar dock Layer Manager mobile disesuaikan untuk keterbacaan tanpa terlalu mengurangi area peta. Tambahan v2.17.17: - Statistik mobile portrait memiliki petunjuk “Geser statistik” dan indikator arah agar pengguna tahu kartu dapat digeser horizontal. - Petunjuk menghilang otomatis setelah pengguna mulai menggeser statistik. - Toolbar Full Screen dirapikan dan tombol Import KMZ/KML dibuat lebih besar, mudah terlihat, serta memakai animasi halus. - Animasi otomatis dinonaktifkan bila perangkat memakai preferensi Reduce Motion. PEMBARUAN v2.17.17 — PORTRAIT GRID & AKSES KMZ - Statistik KMZ pada mobile portrait sekarang berupa grid premium tetap 4 kolom. Jika data lebih dari 4, otomatis turun ke baris berikutnya dengan susunan 4 kolom yang sama. - Import KMZ/KML dan Export KMZ tersedia langsung pada mode portrait sebelum masuk landscape. - Desktop juga mempunyai akses Import/Export yang lebih menonjol di atas workspace, sementara kontrol pada Layer Manager tetap tersedia. - Tombol Import memakai animasi ringan agar mudah ditemukan tanpa membuat UI ramai. Tambahan v2.17.17: - Geo Foto kini tersedia di akses cepat non-fullscreen bersama Import KMZ dan Export KMZ. - Ketiga tombol utama diperbesar, font diperkuat, dan diberi animasi premium yang halus. - Mobile portrait menampilkan tiga tombol dalam grid 3 kolom yang presisi sebelum masuk landscape. - Fullscreen tetap menggunakan toolbar khusus agar area peta tidak sempit. Tambahan v2.17.18 — Geo Foto Mobile / EXIF Safe - Pada perangkat mobile, tombol Geo Foto membuka pilihan import khusus. - Pilih File Asli (EXIF) direkomendasikan untuk JPG asli dari DCIM/OpenCamera/Pictures. - Jika browser mendukung File System Access API, aplikasi menggunakan pemilih file asli; jika tidak, otomatis fallback ke file picker standar. - EXIF/XMP dibaca dari file asli sebelum thumbnail dibuat, sehingga aplikasi tidak menghapus metadata saat proses import. - Timestamp EXIF tetap dipertahankan walaupun foto tidak memiliki GPS; lokasi masih dapat ditentukan manual. - Jika foto sudah dikirim sebagai foto biasa melalui aplikasi chat dan metadata GPS telah dihapus, data tersebut tidak bisa dipulihkan dari file itu. Untuk pindah perangkat, kirim sebagai Dokumen/File atau ZIP agar byte file tetap utuh. - Foto tanpa GPS tetap dapat diberi lokasi melalui GPS perangkat, titik peta, atau koordinat manual.